BANGKA-Kabupaten Bangka membuktikan komitmennya dalam transparansi anggaran melalui Rapat Paripurna DPRD yang digelar untuk mengkaji Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2024. Dipimpin Ketua DPRD Jumadi, S.IP., acara ini dihadiri Penjabat (Pj.) Bupati Isnaini, S.Tr., S.H., M.M., serta seluruh jajaran Forkopimda, kepala dinas, dan perwakilan masyarakat. Rapat tak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga bukti nyata kemajuan pembangunan yang diraih sepanjang tahun.
Ketua DPRD Jumadi membuka rapat dengan menegaskan pentingnya LKPJ sebagai cermin akuntabilitas pemerintah. “Setiap rupiah APBD harus dipertanggungjawabkan demi kesejahteraan rakyat. Kami akan pastikan evaluasi ini dilakukan secara objektif dan transparan,” tegasnya.
Pj. Bupati Isnaini, dalam paparan yang disambut antusias, membeberkan capaian APBD 2024:
Pendapatan Daerah: Rp1,268 triliun (99,5% dari target Rp1,274 triliun).
Belanja Daerah: Rp1,258 triliun terealisasi dari Rp1,306 triliun yang dianggarkan.
Pembiayaan: Rp33,88 miliar berhasil menutup defisit, menyisakan SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) Rp43,9 miliar.
“Meski pendapatan tak mencapai target, kami berhasil menjaga APBD tetap sehat. Ini buah dari kolaborasi seluruh pihak,” ujar Isnaini.
Kabupaten Bangka mencatat sejumlah pencapaian spektakuler:
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melesat ke 74,66 — terbaik se-Provinsi Bangka Belitung.
Daya Saing Daerah meroket ke skor 3,76, mengalahkan rata-rata nasional.
18 Penghargaan dari tingkat regional hingga nasional, termasuk 11 penghargaan nasional untuk pengelolaan anggaran efektif.
“Ini bukan sekadar angka, tapi bukti nyata peningkatan kualitas hidup warga,” tambah Isnaini.
Menyongsong 2025, Isnaini mengakui tantangan pascakekosongan jabatan Bupati-Wakil Bupati usai Pilkada 2024. Namun, ia optimis sinergi DPRD dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) akan terus memacu pembangunan. “Kolaborasi adalah kunci. Target RPJMD harus tercapai demi masyarakat yang lebih maju,” tekannya.
DPRD akan menggali detail LKPJ bersama OPD untuk menyusun rekomendasi perbaikan 2025. Masyarakat juga diajak berperan aktif melalui kanal pengaduan resmi. “Partisipasi warga penting untuk memastikan kebijakan tepat sasaran,” imbau Jumadi.
Di akhir rapat, Isnaini menutup dengan harapan: “Semoga Allah SWT memberkahi setiap langkah kita untuk Bangka yang lebih sejahtera.” (Budi)