JENEPONTO – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK RI), Prof. Dr. Muhadjir Effendy mengunjungi Desa Kalimporo, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, selasa (2/3).
Kedatangan Menteri PMK RI, Prof. Dr Muhadjir Effendy bersama rombongan itu dalam rangka meninjau penanganan stunting dan rumah Isolasi mandiri covid-19, sekaligus dialog bersama masyarakat desa kalimporo.
Rombongan disambut oleh Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar bersama Wakil Bupati, H. Paris yasir, Wakil Ketua I Irmawati, Wakil Ketua II, Iman Taufiq dan Beberapa Kepala OPD, di Aula Kantor Desa Kalimporo.
Sebelum dialog dengan masyarakat desa Kalimporo. Mentri PMK RI Muhadjir Effendy didampingi Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar melakukan penyerahan secara simbolis pekat PMT, Balita Stunting, Kredit usaha rakyat kepada KPM, PHK Graduasi serta penghargaan ke pendamping KPM dan PHK Graduasi.
Mentri PMK RI, Prof Dr, Muhadjir Effendy menyampaikan, Kabupaten Jeneponto masih perlu mendapatkan perhatian karena Angka kemiskinan masih tinggi, jadi perlu kerja keras sehingga statusnya keluar dari terbelakang, apalagi status angka stunting masih tinggi.
“Mudah mudahan dengan kehadiran, kami bersama Kepala BKKB, kita tau persis masalah dilapangkan melihat kasus kasus, Nanti kita rumuskan kebijakan penanganan stunting tingkat nasional” Arahnya.
“Sehingga apa yang kita putuskan biar nyambung dengan apa yang ada dilapangan,” Jelasnya
Muhadjir Effendy menambahkan, untuk bantuan penanganan stunting sudah ada, melalui skema skema dari KL yang ada, bahkan dari PHK, baik dari pemerintah desa, Provinsi, kabupaten ada dari melalui Kementerian Kesehatan.
“Kedepannya stunting ini akan dibawah kordinasi kepala BKKBN,” pungkasnya.
Sementara, Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, memaparkan luas wilayah dengan luas wilayah 750 kilo meter persegi, dengan jumlah penduduk kurang lebih 410 Jiwa.
“Jeneponto ini baru empat tahun terakhir keluar dari daerah tertinggal, kami semua bersama unsur pimpinan daerah dan DPRD bersedia menerima arahan,” ungkapnya
Iksan Iskandar, memberikan kesempatan kepada kepala dinas kesehatan untuk memberikan gambaran tentang penanganan covid 19 dan penanganan stunting, sementara dinas sosial tentang penanganan kemiskinan.
“Karena kita disini membentuk satuan tugas, kami serahkan ke unsur teknis dalam hal ini Dinas Kesehatan,” jelasnya.
Hadir dalam pertemuan itu, Anggota DPR RI Aliyah Mustika sirajuddin, Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo, Sekertaris Mentri PMK RI Ir. Satya Sananugraha, bersama rombongan.
Dandim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Gustiawan Ferdianto, Kapolres Jeneponto, AKBP Yudha Kesit Dwijayanti, Kajari Jeneponto Ramadyagus, beberapa OPD, Kepala Desa Kalimporo, Camat Bangkala dan masyarakat.
(Firmansyah)